Sumber: Motodeal.com
0
257

Tanda-tanda Rusaknya Shockbreaker, Apa Saja?

Motor menjadi salah satu kendaraan yang mendominasi jalanan di Indonesia. Sama seperti kendaraan lainnya, motor juga memiliki komponen penting yang harus dirawat. Salah satunya, shockbreaker. Perlu diketahui, shockbreaker merupakan komponen penting yang berfungsi sebagai peredam kejut pada kendaraan bermotor. Sehingga, apabila shockbreaker pada motor rusak, kenyamanan saat berkendara bisa saja berkurang, terutama jika kamu kerap melalui jalanan yang bergelombang atau tidak mulus.

Tak hanya itu, ketika pengendara melewati tikungan, shockbreaker akan menjaga keseimbangan pengendara agar tidak oleng dan bahkan terjatuh.

Shockbreaker dirancang khusus untuk meredam guncangan. Namun, shockbreaker bisa saja rusak karena berbagai sebab salah satunya jika membiarkan shockbreaker kotor. Nantinya, penumpukan kotoran pada shockbreaker akan merusak piston, suspensi, seal karet, dan membuat shockbreaker tidak bisa lagi berfungsi secara maksimal.

Penyebab Shockbreaker Cepat Rusaknya

Seperti halnya komponen lainnya, shockbreaker juga bisa mengalami kerusakan. Nah, berikut ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab shockbreaker cepat rusak.

1. Salah satu penyebab shockbreaker cepat rusak ialah karena kotoran yang menempel. Hal ini akan membuat karet dan piston rusak, bahkan mengakibatkan kebocoran suspensi

2. Selanjutnya, alasan lain shockbreaker rusak ialah karena penggunaan aksesori seperti adaptor dan peninggi

3. Selain itu, penyebab shockbreaker cepat rusak dikarenakan beban kerja yang terlalu berat. Misalnya, ketika kamu melewati jalanan berlubang atau polisi tidur tanpa menurunkan kecepatan kendaraan

4. Terakhir, alasan shockbreaker cepat rusak karena usia yang sudah sangat tua. Hal ini lantaran dalam shockbreaker ada oli yang memiliki peran menyerap getaran. Namun, seiring berjalannya waktu, pli tersebut akan cepat berkurang

Tanda-tanda Rusaknya Shockbreaker

Setelah mengetahui penyebab rusaknya shockbreaker, berikut tanda-tanda shockbreaker motor milikmu rusak.

1. Suspensi tidak berfungsi penuh

Seperti diketahui, shockbreaker berfungsi meredam getaran. Lalu, jika komponen tersebut rusak, pengendara biasanya akan merasakannya pada suspensi, terutama ketika melewati jalanan bergelombang. Umumnya, guncangan pada motor akan lebih keras dari biasanya.Selain itu, ketika suspensi tidak berfungsi dengan baik akan ada suara janggal. Jika pengendara merasakan keluhan seperti ini, bisa dipastikan itu merupakan tanda-tanda shockbreaker rusak.

2. Ban belakang goyang

Tanda-tanda lain ketika shockbreaker rusak ialah ban belakan terasa bergoyang atau oleng. Pengendara juga biasanya merasakan ada bagian belakang motor yang terasa kurang mantap, bahkan ketika melewati jalanan yang mulus sekalipun.

3. Kebocoran oli

Oli menjadi salah satu bagian penting untuk menunjang kinerja shockbreaker. Maka dari itu, jika pengendara melihat ada tetesan oli dari suspensi, bisa jadi shockbreaker mengalami kerusakan. Pengendara juga bisa mendeteksi kerusakan dengan menyentuh suspensi untuk memastikan kebocoran oli.

4. Shockbreaker terasa ‘mentok’

Ketika mengemudikan motor dengan beban yang berat, biasanya shockbreaker akan mengalami ‘mentok’. Namun, itu wajar. Akan tetapi, jika shockbreaker terasa ‘mentok’ bahkan ketika pengendara mengemudi di jalan yang rata, bisa jadi itu pertanda bahwa shockbreaker tidak lagi bekerja secara normal.

Itulah beberapa hal mengenai shockbreaker yang perlu kamu ketahui. Jadi, jangan lupa untuk selalu merawat shockbreaker secara rutin, ya!