0
109

“Terima Kasih Vale”, Ucapan Perpisahan Valentino Rossi untuk MotoGP

Perpisahan Valentino Rossi dengan MotoGP tentu meninggalkan kesan mendalam. Di sirkuit MotoGP Valencia pada tanggal 14 November kemarin, 76 ribu orang menyaksikan momentum balapan terakhir sang legenda MotoGP tersebut.

Sebagai seorang pembalap MotoGP selama 26 tahun, Rossi sudah berhasil menyabet gelar Juara Dunia sebanyak 9 kali, 115 kemenangan, dan 235 podium. Tidak heran jika Valentino Rossi mendapatkan berbagai kejutan dalam banyak pihak dalam rangka menyemarakkan balapan terakhirnya.

Sebelumnya, Rossi mendapatkan kejutan bertemu dengan pemain sepak bola legenda yang ia idolakan sejak masa muda yaitu Ronaldo Luiz Nazario. Selain itu, Rossi juga sempat terharu melihat gambar mural raksasa di samping Paddock bertuliskan ‘Grazie Vale’.

Terlepas dari itu semua, ada satu aspek yang tidak boleh kita lewatkan dalam selebrasi perpisahan Valentino Rossi dengan Yamaha dan MotoGP. Terutama oleh masyarakat Indonesia.

Kedekatan Valentino Rossi dengan Indonesia Tampil dalam Upacara Perpisahan

Balapan terakhir Valentino Rossi dengan Motor GP berhasil menempatkannya pada posisi ke-10. Pada turnamen tersebut, ia sempat bersaing sengit dengan rekan sesama penunggang Yamaha F1, yaitu Andrea Dovizioso dan Franco Morbidelli. Setelah menyelesaikan balapan tersebut, Valentino mengikuti selebrasi yang diadakan oleh seluruh kru dan pembalap lainnya.

Yang menjadi sorotan adalah tulisan “Terima Kasih Vale” terpampang di kaos hitam yang dikenakan oleh seluruh kru dalam acara tersebut. Salah satu dari mereka yang menggendong Valentino Rossi di pundaknya juga mengenakan kaos itu.

Tentu saja tulisan berbahasa Indonesia di kaos tersebut menunjukkan makna Indonesia bagi Valentino Rossi dan seluruh tim. Tercatat. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki minat paling besar terhadap Moto GP.

Di Indonesia, Valentino Rossi terkenal sebagai legenda sirkuit Moto GP. Bahkan tidak jarang, orang tidak tahu nama turnamennya, namun hanya tahu Rossi ikut balapan di sana. Nama Rossi seperti tidak akan tergantikan di hati setiap masyarakat pecinta Motor GP. Valentino Rossi tentu juga menyadari dan memperhatikan hal itu.

Itulah sebabnya, ucapan terima kasih berbahasa Indonesia turut menyemarakkan upacara perpisahan Rossi yang sangat emosional. Kendati, mungkin sedikit sekali orang Indonesia yang bisa datang langsung ke stadion untuk menyemangatinya.

Kesan Valentino Rossi Terhadap Karier Terakhirnya

Dilansir dari Crash, perpisahan Valentino Rossi dan Motor GP sangat mengesankan untuk pembalap asal Italia tersebut. Dalam sebuah wawancara, Rossi menyampaikan rasa syukurnya karena berhasil mencapai 10 besar berhasil ia raih. Meskipun tidak bisa menjadi pemenang, ia memaklumi hal tersebut.

Saya sedikit khawatir mengenai akhir pekan terakhir dalam karier saya, kata Valentino Rossi. 

Karena Anda selalu memikirkan mengenai momen untuk waktu yang lama dan tak tahu apa yang akan dirasakan, apakah bisa konsentrasi dengan balapan atau akan sangat sedih, imbuhnya.

Valentino Rossi cukup puas dengan posisi 10 besar karena itu menandakan ia akan dikenang sebagai pembalap 10 besar dunia. Aspek yang tidak kalah membuat Rossi sangat tersentuh adalah menyaksikan kejutan motor-motor lama dan helmnya.

Pasca pensiun, beberapa pembalap akademi menggunakan helm Rossi sebagai sebuah benda bersejarah. Bagi Rossi, hal itu adalah sebuah kehormatan bagi dirinya. Valentino Rossi mengakhiri karirnya dengan cemerlang dan membanggakan. Itulah sebabnya, tidak selayaknya penggemar menyambut perpisahan ini dengan kesedihan.